Waktu tuan Gillham melihat batu itu, ia sangat heran. Ia bertanya kepada J.Mihok pemilik batu itu ;"Dimanakah bapak menemukan batu ini ?". Maka J.Mihok menceritakan riwayat batu yang dia miliki kepada tuan Gillham ;" Begini tuan Gillham, batu ini saya bawa dari Hongaria, kira-kira setengah abad yang lalu. Waktu itu ayahku bekerja sebagai seorang penggali tambang dan ia telah menemukan batu ini. Setelah aku dewasa dan hendak bertransmigrasi ke benua Amerika, ayahku memberikan batu ini kepadaku." "Ouw jadi begitu ceritanya !" sahut tuan Gillman. Ternyata J.Mihok telah menyimpan batu cukup lama, sebagai warisan dari ayahnya. Sekarang J.Mihok berniat untuk menjadikan batu itu sebagai perhiasan sehingga dia mendatangi tuan Gillham supaya dapat dikerjakan.
J.Mihok berkata kepada tuan Gillham ;"sayang ini bukan batu berlian." Lalu tuan Gillham dengan sangat terkagum menjelaskan tentang batu milik J.Mihok ;"begini tuan Mihok, memang benar batu anda bukan batu berlian. Batu ini adalah batu Syafir, dari jenisnya adalah yang sangat berharga. Saya taksir nilainya tidak kurang dari delapanratus ribu dollar."
Ketika J.Mihok mendengar uraian itu, hampir-hampir saja ia terjatuh karena kaget. Ia adalah pemilik batu syafir yang terbagus di dunia ! Ia merasa sangat menyesal, sebab ia teringat bahwa sudah puluhan tahun lamanya ia harus bekerja keras sebagai seorang buruh tambang untuk tidak mati kelaparan, pada hal ...................... dia memiliki kekayaan yang begitu besar.
Jangan menutup diri untuk berkat yang Tuhan berikan, sebab kita dipanggil untuk diberkati dan menjadi berkat bagi banyak orang .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar