Marhaenisme merupakan ajaran Ir. Soekarno. Marhaenisme berasal dari kata Marhaen, orang yang ditemui Soekarno saat ia masih muda dulu. Konon Soekarno bertemu dengan Marhaen secara kebetulan ketika sedang berjalan-jalan di daerah Cigereleng, Bandung. Soekarno melihat seorang petani yang sedang menggarap sawah dan kemudian menghampirinya serta mengajak berbicara.
" Milik siapa tanah ini ? " tanya Soekarno.
" Saya." jawab Marhaen.
" Cangkul ini milik siapa ?"
" Saya "
" Kalau peralatan itu semua milik siapa ?"
" Punya saya."
" Hasil panen yang kamu kerjakan ini untuk siapa ?"
" Untuk saya."
" Apakah itu cukup untuk keperluan kamu ?"
" Hasilnya pas-pasan untuk mencukupi hidup kami."
" Apakah kamu juga bekerja menggarap tanah orang ?"
" Tidak, saya harus bekerja keras. Semua tenaga saya untuk lahan saya sendiri."
" Tapi kawan, hidup kamu dalam kemiskinan ?"
" Benar, saya hidup dalam kemiskinan."
Marhaen tidak menjual tenaga kepada majikan sebagai seorang proletar. Marhaen memiliki alat-alat produksi sendiri, tetapi Marhaen tetap miskin. Usaha taninya hanya untuk menyambung hidup seraya tetap mempertahankan hartanya yang sepenggal itu. Ada jutaan orang semacam ini di Indonesia. "Marhaen tidak akan berubah menjadi pelopor dan kekuatan revolusi kalau kesadarannya tidak dibangkitkan." kata Soekarno.
Sedemikian terkenalnya cerita ini, sehingga tidak hanya terdengar di Indonesia, tetapi juga ke luar negeri. Marhaen juga dijadikan simbol oleh Soekarno untuk membangkitkan petani dan rakyat miskin. Berkembanglah paham Marhaenisme. Persoalannya, cita-cita Soekarno untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi segenap bangsa Indonesia untuk mencapai kemakmuran ini belum tercapai.
Ketika itu Soekarno heran, mengapa seorang yang memiliki alat produksi sendiri malah miskin. Petani inilah gambaran masyarakat Indonesia. Petani tersebut miskin karena sistem yang ada yang membuat ia miskin. Jadi, Marhaenisme adalah ajaran Soekarno tentang masyarakat Indonesia yang seutuhnya. Masyarakat Indonesia yang menjadi fondasi bangsa ini.
Marhaenisme merupakan sebuah pemikiran ideologi yang membela kaum marhaen atau kaum yang dimiskinkan oleh sistem. Konsep ini memperjuangkan semua lapisan masyarakat Indonesia yang tertindas oleh sistem penguasa. Marhaenisme bukanlah suatu perlawanan terhadap ideologi Indonesia, bukan juga asas pemberontakan, tetapi nerupakan cara berpikir rakyat dalam berkehidupan di Indonesia. Menurut Soekarno, marhaenisme berarti menolak setiap tindak borjouisme, yang merupakan sumber kepincangan dalam masyarakat. Soekarno berpandangan bahwa orang tidak seharusnya berpandangan rendah terhadap rakyat.
Selasa, 09 Februari 2010
Jumat, 05 Februari 2010
MENJADI MILIARDER TANPA DISADARI
Pada suatu hari seorang laki-laki masuk ke dalam sebuah toko perhiasan milik tuan Gillham di kota Chicago. Orang ini bernama J.Mihok, seorang pekerja tambang. Setelah bertemu dengan tuan Gillham, dia mengeluarkan dari dalam kantongnya sebuah batu, dan meminta agar tuan Gillham menolongnya untuk menggosok batu itu.
Waktu tuan Gillham melihat batu itu, ia sangat heran. Ia bertanya kepada J.Mihok pemilik batu itu ;"Dimanakah bapak menemukan batu ini ?". Maka J.Mihok menceritakan riwayat batu yang dia miliki kepada tuan Gillham ;" Begini tuan Gillham, batu ini saya bawa dari Hongaria, kira-kira setengah abad yang lalu. Waktu itu ayahku bekerja sebagai seorang penggali tambang dan ia telah menemukan batu ini. Setelah aku dewasa dan hendak bertransmigrasi ke benua Amerika, ayahku memberikan batu ini kepadaku." "Ouw jadi begitu ceritanya !" sahut tuan Gillman. Ternyata J.Mihok telah menyimpan batu cukup lama, sebagai warisan dari ayahnya. Sekarang J.Mihok berniat untuk menjadikan batu itu sebagai perhiasan sehingga dia mendatangi tuan Gillham supaya dapat dikerjakan.
J.Mihok berkata kepada tuan Gillham ;"sayang ini bukan batu berlian." Lalu tuan Gillham dengan sangat terkagum menjelaskan tentang batu milik J.Mihok ;"begini tuan Mihok, memang benar batu anda bukan batu berlian. Batu ini adalah batu Syafir, dari jenisnya adalah yang sangat berharga. Saya taksir nilainya tidak kurang dari delapanratus ribu dollar."
Ketika J.Mihok mendengar uraian itu, hampir-hampir saja ia terjatuh karena kaget. Ia adalah pemilik batu syafir yang terbagus di dunia ! Ia merasa sangat menyesal, sebab ia teringat bahwa sudah puluhan tahun lamanya ia harus bekerja keras sebagai seorang buruh tambang untuk tidak mati kelaparan, pada hal ...................... dia memiliki kekayaan yang begitu besar.
Alangkah bodohnya !
Jangan menutup diri untuk berkat yang Tuhan berikan, sebab kita dipanggil untuk diberkati dan menjadi berkat bagi banyak orang .
Waktu tuan Gillham melihat batu itu, ia sangat heran. Ia bertanya kepada J.Mihok pemilik batu itu ;"Dimanakah bapak menemukan batu ini ?". Maka J.Mihok menceritakan riwayat batu yang dia miliki kepada tuan Gillham ;" Begini tuan Gillham, batu ini saya bawa dari Hongaria, kira-kira setengah abad yang lalu. Waktu itu ayahku bekerja sebagai seorang penggali tambang dan ia telah menemukan batu ini. Setelah aku dewasa dan hendak bertransmigrasi ke benua Amerika, ayahku memberikan batu ini kepadaku." "Ouw jadi begitu ceritanya !" sahut tuan Gillman. Ternyata J.Mihok telah menyimpan batu cukup lama, sebagai warisan dari ayahnya. Sekarang J.Mihok berniat untuk menjadikan batu itu sebagai perhiasan sehingga dia mendatangi tuan Gillham supaya dapat dikerjakan.
J.Mihok berkata kepada tuan Gillham ;"sayang ini bukan batu berlian." Lalu tuan Gillham dengan sangat terkagum menjelaskan tentang batu milik J.Mihok ;"begini tuan Mihok, memang benar batu anda bukan batu berlian. Batu ini adalah batu Syafir, dari jenisnya adalah yang sangat berharga. Saya taksir nilainya tidak kurang dari delapanratus ribu dollar."
Ketika J.Mihok mendengar uraian itu, hampir-hampir saja ia terjatuh karena kaget. Ia adalah pemilik batu syafir yang terbagus di dunia ! Ia merasa sangat menyesal, sebab ia teringat bahwa sudah puluhan tahun lamanya ia harus bekerja keras sebagai seorang buruh tambang untuk tidak mati kelaparan, pada hal ...................... dia memiliki kekayaan yang begitu besar.
Jangan menutup diri untuk berkat yang Tuhan berikan, sebab kita dipanggil untuk diberkati dan menjadi berkat bagi banyak orang .
Rabu, 03 Februari 2010
KASIHILAH SESAMAMU
Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri. Statment ini dilontarkan oleh Kristus dan diibaratkan dengan sebuah kisah "Orang Samaria yang murah hati". Dengan mengangkat kisah kemalangan seorang dari Yerusalem oleh para perampok, dan juga melibatkan keberadaan seorang Imam, seorang Lewi, serta seorang Samaria. Dalam kisah ini seorang Imam dan seorang Lewi hanya melihat dan berlalu begitu saja ketika melihat orang dari Yerusalem menjadi korban perampokan, sementara itu orang Samaria melakukan pertolongan kepada orang yang jadi korban perampokan.
Dalam hal ini penulis akan mengklasifikasikan dua bagian penting, yaitu : orang suci menyikapi kasih dan orang kafir menyikapi kasih.
1. Orang Suci menyikapi kasih
Seorang Imam dan seorang Lewi didalam adat istiadat negeri Yerusalem adalah seorang yang terpandang dalam hal spiritual, karena mereka memberikan pengajaran di dalam Sinagog ( bait suci ). Dalam hal ini Kristus memberikan tegoran yang telak kepada para Imam dan para Lewi. Mengapa demikian ? Karena seorang Imam dan Lewi seharusnya melakukan tindakan kasih sebagai wujud dari ajaran mereka. Sering kita jumpai seorang ulama atau petinggi agamawi mengajarkan kebaikan, kebajikan, kemurahan tetapi mereka enggan memberikan teladan dari ajaran yang mereka berikan. Seharusnya seorang penuntun dan pengajar yang baik memberikan teladan dan contoh yang baik pula, sehingga apa yang keluar dari mulutnya sesuai dengan apa yang diperbuatnya.
2. Orang kafir menyikapi kasih
Dalam hal ini penulis akan mengklasifikasikan dua bagian penting, yaitu : orang suci menyikapi kasih dan orang kafir menyikapi kasih.
1. Orang Suci menyikapi kasih
Seorang Imam dan seorang Lewi didalam adat istiadat negeri Yerusalem adalah seorang yang terpandang dalam hal spiritual, karena mereka memberikan pengajaran di dalam Sinagog ( bait suci ). Dalam hal ini Kristus memberikan tegoran yang telak kepada para Imam dan para Lewi. Mengapa demikian ? Karena seorang Imam dan Lewi seharusnya melakukan tindakan kasih sebagai wujud dari ajaran mereka. Sering kita jumpai seorang ulama atau petinggi agamawi mengajarkan kebaikan, kebajikan, kemurahan tetapi mereka enggan memberikan teladan dari ajaran yang mereka berikan. Seharusnya seorang penuntun dan pengajar yang baik memberikan teladan dan contoh yang baik pula, sehingga apa yang keluar dari mulutnya sesuai dengan apa yang diperbuatnya.
2. Orang kafir menyikapi kasih
Samaria adalah nama sebuah kota yang terletak diantara Galilea dan Yudea. Penduduknya dibenci oleh orang-orang Yerusalem karena perbedaan prinsip dan adat istiadat. Dalam kisah ini Kristus mengangkat seorang dari Yerusalem sebagai korban dan seorang dari Samaria sebagai penolong. Nah dalam hal ini yang menjadi gol dari pesan sang Kristus adalah kasih yang tulus. JAdi kesucian atau kekafiran tidak dapat menjadi batas yang menghalangi kasih untuk dilakukan. Orang Samaria menolong Orang Yerusalem semata-mata hanya menunjukkan ungkapan kasihnya. Naluri sosialnya mendukung orang Samaria untuk merespon apa yang sedang terjadi terhadap sesamanya. Dengan ketulusan dia menolong si korban dari Yerusalem.
Kesimpulan :
Kasih yang dikerjakan dari sebuah tuntutan ajaran tidak akan membuahkan hasil yang optimal.Kasih yang dikerjakan dari hati yang tulus dan sesuai dengan ajaran yang sehat memberikan hasil yg optimal.
John Paul II mengatakan bahwa pertolongan adalah bagian dari ungkapan cinta kasih yang bebas.
Kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.
Jumat, 29 Januari 2010
MENGENAL BERBAGAI BENTUK SALIB
Salib ANKH adalah bentuk salib yang dapat ditemui pada kebudayaan Mesir kuno. Ankh inilah yang kemudian hari oleh sebagian orang khususnya orang Kristen Koptik di Mesir dipakai dalam penunjang sarana peribadatan. Mereka menyebut bentuk salib ini sebagai "Crux Ansata"Salib Tau, salib ini berupa kayu palang yang diletakkan pada puncak balok vertikal. Bentuk salib ini disebut pula sebagai salib Santo Antonius. Hal ini karena bentuk salibnya menyerupai tongkat Santo Antonius dan para pertapa lain yang berada di padang gurun.
Swastika adalah lambang yang berpola dasar garis silang. Lambang ini di temukan di daerah Mesopotamia kuno. Lambang-lambang ini pada perkembangan sejarahnya menyebar ke daerah Kaukasus, Siprus, Atena, Makedonia, Italia, Galilea serta Skandinavia.
Di India, bentuk-bentuk seperti ini ternyata banyak dijumpai pada pelbagai candi, ukiran, lukisan serta arca atau patung. Hal inilah yang kemudian dianggap mereka sebagai kebudayaan asli Mohenjo Daro, yaitu suku yang sudah ada sebelum bangsa Arya berkuasa. Setelah bangsa Arya memasuki India, Swastika ini digunakan pula oleh penganut agam Hindu dan Budha.
Sejarah dan keberadaan Sauvastika pada dasarnya sama dengan Swastika, bagi tradisi kuno yang membedakan antara Swastika dan Sauvastika adalah : jika Swastika mempunyai bengkokan yang arahnya ke kanan, sedangkan Sauvastika ke kiri.
Salib Latin atau Crux Immisa bentuknya berupa kayu yang vertikal berukuran panjang kemudian ditambahkan kayu palang dengan ukuran lebih pendek. Pada palang kayu tersebut juga diletakkan papan sejenis plakat yang bertuliskan alasan hukuman.
Apabila dicermati, salib Latin ini dipakai untuk menyalibkan Yesus. Hal ini tampak dari papan yang dipasang pada salib di atas kepala Yesus yaitu dengan tulisan INRI. Jadi disimpulkan oleh beberapa kalangan bahwa salib inilah yang dikenakan pada Kristus.
Bentuk salib ini berupa kayu palang yang posisinya horizontal dan vertikal
Ukuran kedua kayunya sama dan bersilang tepat di tengah-tengah.
Jumat, 22 Januari 2010
KISAH KASIH DI GEREJA
Ada seorang pemuda yang bernama Gatot. Dia adalah seorang yang rajin bekerja membantu orang tua dan juga rajin berbakti di Gereja. Selain itu dia adalah seorang yang polos, jujur dan hidup apa adanya. Rupa-rupanya si Gatot mengidam-idamkan salah satu pemudi gereja yang bernama Siti, seorang gadis manis yang pandai menyanyi. Saling melempar pandangan dan senyuman sering terjadi diantara mereka berdua, meskipun mereka masih malu-malu kucing.
Suatu hari si Gatot berniat untuk menyampaikan isi hatinya kepada Siti, lalu dia mencari cara dan hari yang tepat untuk menyatakan cintanya itu. Ditulisnya surat cinta yang pertama kepada Siti sebagai ungkapan cintanya kepada Siti, demikian isinya :
Sukorame,14 Februari 2009
Untuk dik Siti terkasih
Salam kasih buat di Siti yang ada di rumah.
Sudah lama aku memendam isi hatiku yang selama ini sangat menggangu pikiranku, sehingga kegelisahan menyelimuti hidupku. Aku yakin bahwa pandangan dan senyuman darimu ataupun dariku menunjukkan bahwa kita terikat dalam tali kasih yang kuat.
Untuk itu dik Siti, maukah engkau menerimaku sebagai pacar dalam hidupmu ?
Aku tunggu jawaban dari hatimu.
Yang selalu mencintaimu
GATOT
Setelah itu Gatot mentitipkan suratnya itu kepada pak Barno, perawat kebun Gereja, “Pak saya minta tolong titip surat ini, nanti kalau Siti datang ke Gereja tolong bapak sampaikan kepadanya, soalnya isinya penting banget !” Pak Barno pun menerima surat itu dan sahutnya “ ya dik Gatot nanti saya sampaikan kepada Siti.” “Terima kasih pak Barno.” Ucap Gatot kepada pak Barno.
Dengan hati berdebar-debar, Gatot menanti jawaban dari idaman hatinya. Kegelisahan, keresahan meliputi pikirannya. Dan benar, pada hari Sabtu siang di pondok kebun Gereja, pak Barno memanggil Gatot seraya menyampaikan sepucuk surat ;”dik Gatot kemarin lusa suratnya sudah saya sampaikan ke Siti, nah tadi pagi Siti datang kemari dan menitipkan surat buat di Gatot, nih suratnya.”. Dengan penuh sukacita Gatot menerima surat itu sambil berharap bahwa cintanya diterima oleh Siti, “Terima kasih pak Barno.” sahutnya. Sementara itu pak Barno kembali mengerjakan tugasnya di kebun Gereja.
Gatot masuk di pondok kecil itu lalu mulai membuka surat balasan dari Siti. Demikian isinya :
Sukorame, 21 Februari 2009
Buat mas Gatot, di tempat
Salam hormat kepada mas Gatot
Sebelumnya Siti minta maaf kepada mas Gatot, karena terlambat untuk membalas surat dari mas.
Lewat surat ini Siti juga menyampaikan bahwa Siti TIDAK BISA menerima cintanya mas Gatot. Dan juga Siti sangat TIDAK suka kepada mas Gatot. Siti sangat TIDAK senang dengan sikap mas Gatot yang seperti itu.
Jadi tidak perlu panjang lebar lagi, aku berharap mas Gatot mengerti surat balasanku.
Dari Siti
Dengan hati yang penuh emosi, Gatot membanting surat itu sambil berteriak ;”aduh aku kecewa sekali …..! ! !!!!??!!!...” Seketika itu mukanya menjadi kusut, dengan hati yang penuh amarah dia mengembalikan surat itu kepada pak Barno ;”Pak ini buat bapak saja !” “lho,lho, lho ini ada apa kok tiba-tiba berubah penuh amarah. Sabar, sabar nak “ lalu pak Barno menerima surat itu dan membacanya. Selesai membaca pak Barno membalik lembaran kertas surat itu, di sana tertulis pesan singkat : MOHON KATA YANG BERTULISKAN HURUF BESAR DIHAPUS !. lalu pak Barno memanggil Gatot dan menunjukkan pesan singkat yang tertera di balik surat. Langsung saja Gatot menyambar surat dari pak Barno dan membaca ulang isi dan pesan dari Siti.
Amarah yang tadi meledak-ledak kini berubah menjadi lembut. Pak Barno yang tahu akan hal itu menjadi geli, gumamnya dalam hati ;”Ada-adaaaaa saja pemuda zaman sekarang “. Gatot pamit kepada pak Barno, dia bergegas pulang sambil melompat kegirangan karena cintanya diterima oleh Siti gadis pujaan hatinya.
Kebimbangan, kecemasan, kekecewaan akan menggerogoti gairah hidup.
Ketenangan hati membawa kita mengerti jawaban yang pasti
Hati yang tenang dan penuh sukacita adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah akan mengeringkan tulang dan menyuramkan hidup.
Suatu hari si Gatot berniat untuk menyampaikan isi hatinya kepada Siti, lalu dia mencari cara dan hari yang tepat untuk menyatakan cintanya itu. Ditulisnya surat cinta yang pertama kepada Siti sebagai ungkapan cintanya kepada Siti, demikian isinya :
Sukorame,14 Februari 2009
Untuk dik Siti terkasih

Salam kasih buat di Siti yang ada di rumah.
Sudah lama aku memendam isi hatiku yang selama ini sangat menggangu pikiranku, sehingga kegelisahan menyelimuti hidupku. Aku yakin bahwa pandangan dan senyuman darimu ataupun dariku menunjukkan bahwa kita terikat dalam tali kasih yang kuat.
Untuk itu dik Siti, maukah engkau menerimaku sebagai pacar dalam hidupmu ?
Aku tunggu jawaban dari hatimu.
Yang selalu mencintaimu
GATOT
Setelah itu Gatot mentitipkan suratnya itu kepada pak Barno, perawat kebun Gereja, “Pak saya minta tolong titip surat ini, nanti kalau Siti datang ke Gereja tolong bapak sampaikan kepadanya, soalnya isinya penting banget !” Pak Barno pun menerima surat itu dan sahutnya “ ya dik Gatot nanti saya sampaikan kepada Siti.” “Terima kasih pak Barno.” Ucap Gatot kepada pak Barno.
Dengan hati berdebar-debar, Gatot menanti jawaban dari idaman hatinya. Kegelisahan, keresahan meliputi pikirannya. Dan benar, pada hari Sabtu siang di pondok kebun Gereja, pak Barno memanggil Gatot seraya menyampaikan sepucuk surat ;”dik Gatot kemarin lusa suratnya sudah saya sampaikan ke Siti, nah tadi pagi Siti datang kemari dan menitipkan surat buat di Gatot, nih suratnya.”. Dengan penuh sukacita Gatot menerima surat itu sambil berharap bahwa cintanya diterima oleh Siti, “Terima kasih pak Barno.” sahutnya. Sementara itu pak Barno kembali mengerjakan tugasnya di kebun Gereja.
Gatot masuk di pondok kecil itu lalu mulai membuka surat balasan dari Siti. Demikian isinya :
Sukorame, 21 Februari 2009
Buat mas Gatot, di tempat
Salam hormat kepada mas Gatot
Sebelumnya Siti minta maaf kepada mas Gatot, karena terlambat untuk membalas surat dari mas.
Lewat surat ini Siti juga menyampaikan bahwa Siti TIDAK BISA menerima cintanya mas Gatot. Dan juga Siti sangat TIDAK suka kepada mas Gatot. Siti sangat TIDAK senang dengan sikap mas Gatot yang seperti itu.
Jadi tidak perlu panjang lebar lagi, aku berharap mas Gatot mengerti surat balasanku.
Dari Siti
Dengan hati yang penuh emosi, Gatot membanting surat itu sambil berteriak ;”aduh aku kecewa sekali …..! ! !!!!??!!!...” Seketika itu mukanya menjadi kusut, dengan hati yang penuh amarah dia mengembalikan surat itu kepada pak Barno ;”Pak ini buat bapak saja !” “lho,lho, lho ini ada apa kok tiba-tiba berubah penuh amarah. Sabar, sabar nak “ lalu pak Barno menerima surat itu dan membacanya. Selesai membaca pak Barno membalik lembaran kertas surat itu, di sana tertulis pesan singkat : MOHON KATA YANG BERTULISKAN HURUF BESAR DIHAPUS !. lalu pak Barno memanggil Gatot dan menunjukkan pesan singkat yang tertera di balik surat. Langsung saja Gatot menyambar surat dari pak Barno dan membaca ulang isi dan pesan dari Siti.
Amarah yang tadi meledak-ledak kini berubah menjadi lembut. Pak Barno yang tahu akan hal itu menjadi geli, gumamnya dalam hati ;”Ada-adaaaaa saja pemuda zaman sekarang “. Gatot pamit kepada pak Barno, dia bergegas pulang sambil melompat kegirangan karena cintanya diterima oleh Siti gadis pujaan hatinya.
Kebimbangan, kecemasan, kekecewaan akan menggerogoti gairah hidup.
Ketenangan hati membawa kita mengerti jawaban yang pasti
Hati yang tenang dan penuh sukacita adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah akan mengeringkan tulang dan menyuramkan hidup.
Rabu, 20 Januari 2010
ILUSTRASI

SEMANGKA vs ASAM
Adalah seorang anak yang sedang bermain di sebuah kebun yang luas. Kebun itu penuh dengan aneka tanaman, baik yang berjenis perdu maupun pohon yang besar-besar. Suatu kali si anak bermain di kebun yang banyak buah semangkanya. Dalam hati kecilnya si anak bergumam :"Ah Tuhan nggak adil masa buah semangka yang sebesar bola ini batangnya hanya sebesar pensil .. .."Setelah beberapa waktu, si anak berjalan lagi sambil menikmati udara sejuk di sekitar kebun. Karena kelelahan si anak berteduh di bawah pohon asam yang sangat rindang. Sementara waktu terus berjalan diapun tertidur dengan lelapnya. Tiba-tiba tanpa ada tanda si anak kejatuhan buah asam di atas kepalanya. "Aduh ... ... " serunya. Si anak merenungkan sejenak perjalanannya di kebun, lalu ia mendapat hikmah dari semuanya. Dalam hatinya berkata :"Seandainya buah Semangka yang besar mempunyai batang yang besar juga pasti kepalaku sudah bonyok semua, untung buah asam hanya sebesar jari jempolku. Ternyata sangkaku salah. Bahwasanya Tuhan itu benar."
Ilustrasi ini membawa kita untuk mengerti bahwa dalam segala hal kita harus meyakini bahwa rencana Tuhan itu baik adanya. Rencana Tuhan bukan rencana kecelakaan tetapi rencana damai sejahtera, untuk kebaikan orang-orang yang berharap hanya kepada-Nya.
Suara Hati

Ini adalah suara hati manusia, ketika manusia mengalami tekanan hidup, himpitan, jalan buntu, keputusasaan, kekecewaan, kekesalan, kejengkelan hati, keceriaan, kebanggaan dan banyak hal yang menjadi alasan untuk hati menunjukkan suaranya.
Seringkali kita jumpai bahwa luapan ini muncul dengan spontan tanpa ada yang memerintah ataupun yang mengada-ada, justru dengan gaya spontan inilah luapan hati sering menyimpang dari kebenaran yang hakiki. Tak elak jika manusia banyak yang mengalami hal-hal bodoh yang seharusnya tidak harus terjadi dalam hidupnya.
Berikut adalah petunjuk-petunjuk untuk mengenal hati kita sendiri, apakah hati kita itu berdiri di atas asas kegelapan atau hati kita berdiri di atas asas kebenaran.
Kegelapan memimpin kita kepada celaka yang ujung-ujungnya berimbas kepada diri kita sendiri, kebenaran memimpin kita kepada kemuliaan yang ujung-ujungnya juga berdampak kepada kita. Nah, apakah hati kita ? bagaimanakah hati kita ? siapakah hati kita ?
APAKAH HATI KITA ?
Secara sederhana hidup ini diperhadapkan dengan hanya dua hal yang berlawanan. Seperti contohnya adalah : benar dan salah, baik dan jahat, kiri dan kanan, atas dan bawah, cinta dan benci, dan sebagainya. Demikian juga dengan hati manusia, ada dua tipe yang dapat membedakan antara hati yang kotor dengan hati yang bersih. Untuk dapat mengetahui hal ini, maka gunakan parameter selanjutnya, yaitu bagaimanakah hati kita ?.
BAGAIMANAKAH HATI KITA ?
Pertanyaan mendasar ini dapat dijawab oleh kita, jika kita bisa membedakan apa yang baik dan apa yang jahat. Pada umumnya manusia bertindak dan berbicara, hal ini dapat menjadi tolok ukur hati manusia itu sendiri. Karena apa yang keluar dari mulut ataupun dari tindakan berasal dari dalam hati. Jika yang kita lakukan jahat berarti hati kita ada pada posisi hati yang kotor, tetapi jika kita melakukan apa yang baik, berarti hati kita pada posisi hati yang bersih.
Existensi hati manusia dapat dipertahankan selama dia dapat bertahan menghadapi berbagai tantangan. Entah hati yang kotor atau hati yang bersih semuanya dapat dijaga dan dipertahankan jika manusia lolos menghadapi ujian hidup dalam dirinya.
SIAPAKAH HATI KITA ?
Siapa hati kita ? pertanyaan ini akan membantu kita menemukan sosok pribadi yang berada dalam hati manusia. Ada dua pribadi yang dapat memasuki dimensi hati manusia, yaitu : Tuhan dan Setan.
Dalam pencerahan yang tertinggi manusia akan menemukan sosok yang berdiam dalam hatinya, entah itu Tuhan ataupun Setan. Syekh Siti Jenar dalam ajarannya memperkenalkan dirinya bahwa Alloh ada berdiam dalam dirinya, sehingga banyak persepsi yang beranggapan bahwa Syekh Siti Jenar menyamakan dirinya dengan Alloh. Ujung-ujungnya Syekh Siti Jenar mati di tangan wali sejawatnya.
Dunia masa kinipun banyak yang mengalami pencerahan yang salah, banyak orang yang menganggap dirinya adalah Nabi yang akan datang, atau mengaku sebagai reinkarnasi Isa Almasih. Memang benar bahwa Al Quran, Alkitab dan juga Taurat menuliskan bahwa Isa Almasih adalah Hakim yang Adil yang akan menghakimi dunia pada hari kiamat. Nah pencerahan yang mengaku-aku sebagai ini itu tidak dapat dijadikan dasar bahwa hal itu adalah kebenaran.
Kembali ke dasar pemahaman kita untuk dapat mengerti siapakah hati kita, benarkah TUHAN yang berdiam? inilah kuncinya yaitu kesucian hati. Berbahagialah orang yang suci hatinya karena ia akan melihat Tuhan. Dasar kesucian bukan berarti manusia harus jadi Kyai atau Pendeta atau Pertapa, tidak, bukan itu dasar kesucian. Yang benar adalah kesucian berarti berbicara dan berbuat kebenaran, itulah dasar kesucian.
Biarkan hati kita menyerukan suaranya, jika Setan yang ada dibalik semuanya tolak dan jangan bekerja sama. Tetapi jika Tuhan yang ada dibalik semuanya ikuti arah langkahnya, pasti saudara akan menemui Surga yang sejati.
Berikut adalah petunjuk-petunjuk untuk mengenal hati kita sendiri, apakah hati kita itu berdiri di atas asas kegelapan atau hati kita berdiri di atas asas kebenaran.
Kegelapan memimpin kita kepada celaka yang ujung-ujungnya berimbas kepada diri kita sendiri, kebenaran memimpin kita kepada kemuliaan yang ujung-ujungnya juga berdampak kepada kita. Nah, apakah hati kita ? bagaimanakah hati kita ? siapakah hati kita ?
APAKAH HATI KITA ?
Secara sederhana hidup ini diperhadapkan dengan hanya dua hal yang berlawanan. Seperti contohnya adalah : benar dan salah, baik dan jahat, kiri dan kanan, atas dan bawah, cinta dan benci, dan sebagainya. Demikian juga dengan hati manusia, ada dua tipe yang dapat membedakan antara hati yang kotor dengan hati yang bersih. Untuk dapat mengetahui hal ini, maka gunakan parameter selanjutnya, yaitu bagaimanakah hati kita ?.
BAGAIMANAKAH HATI KITA ?
Pertanyaan mendasar ini dapat dijawab oleh kita, jika kita bisa membedakan apa yang baik dan apa yang jahat. Pada umumnya manusia bertindak dan berbicara, hal ini dapat menjadi tolok ukur hati manusia itu sendiri. Karena apa yang keluar dari mulut ataupun dari tindakan berasal dari dalam hati. Jika yang kita lakukan jahat berarti hati kita ada pada posisi hati yang kotor, tetapi jika kita melakukan apa yang baik, berarti hati kita pada posisi hati yang bersih.
Existensi hati manusia dapat dipertahankan selama dia dapat bertahan menghadapi berbagai tantangan. Entah hati yang kotor atau hati yang bersih semuanya dapat dijaga dan dipertahankan jika manusia lolos menghadapi ujian hidup dalam dirinya.
SIAPAKAH HATI KITA ?
Siapa hati kita ? pertanyaan ini akan membantu kita menemukan sosok pribadi yang berada dalam hati manusia. Ada dua pribadi yang dapat memasuki dimensi hati manusia, yaitu : Tuhan dan Setan.
Dalam pencerahan yang tertinggi manusia akan menemukan sosok yang berdiam dalam hatinya, entah itu Tuhan ataupun Setan. Syekh Siti Jenar dalam ajarannya memperkenalkan dirinya bahwa Alloh ada berdiam dalam dirinya, sehingga banyak persepsi yang beranggapan bahwa Syekh Siti Jenar menyamakan dirinya dengan Alloh. Ujung-ujungnya Syekh Siti Jenar mati di tangan wali sejawatnya.
Dunia masa kinipun banyak yang mengalami pencerahan yang salah, banyak orang yang menganggap dirinya adalah Nabi yang akan datang, atau mengaku sebagai reinkarnasi Isa Almasih. Memang benar bahwa Al Quran, Alkitab dan juga Taurat menuliskan bahwa Isa Almasih adalah Hakim yang Adil yang akan menghakimi dunia pada hari kiamat. Nah pencerahan yang mengaku-aku sebagai ini itu tidak dapat dijadikan dasar bahwa hal itu adalah kebenaran.
Kembali ke dasar pemahaman kita untuk dapat mengerti siapakah hati kita, benarkah TUHAN yang berdiam? inilah kuncinya yaitu kesucian hati. Berbahagialah orang yang suci hatinya karena ia akan melihat Tuhan. Dasar kesucian bukan berarti manusia harus jadi Kyai atau Pendeta atau Pertapa, tidak, bukan itu dasar kesucian. Yang benar adalah kesucian berarti berbicara dan berbuat kebenaran, itulah dasar kesucian.
Biarkan hati kita menyerukan suaranya, jika Setan yang ada dibalik semuanya tolak dan jangan bekerja sama. Tetapi jika Tuhan yang ada dibalik semuanya ikuti arah langkahnya, pasti saudara akan menemui Surga yang sejati.
Langganan:
Komentar (Atom)





